Home Berita Semangat Manasik Haji 2018

Semangat Manasik Haji 2018

126
0

Pada tanggal 25 Agustus 2018 Kami seluruh siswa – ustad – ustadzah SD Integral Hidayatullah Probolinggo melaksanakan Manasik haji di Miniatur Ka’bah, Bentar kota Probolinggo. Agenda dua tahunan ini sekaligus menjadi program outdoor sekolah untuk semester ganjil.

Bulan Agustus ini Kami memiliki sederetan agenda yang telah terlaksana di Berita Utama website Kami. Dan agenda Manasik Haji ini merupakan salah satu acara besar yang mendapat partisipasi dari walimurid dan Kami dibantu oleh Bapak Polisi untuk proses keberangkatan ke Miniatur Ka’bah, Bentar kota Probolinggo

Beberapa ustad sudah standby di lokasi untuk memastikan kondisi terlebbih dahulu. Dan ustad Imam Muttaqin, Lc. M.Pd.I sebagai pemandu Manasik Haji telah menunggu dilokasi. Satu per satu rombongan mobil Manasik Haji Sd Integral Hidayatullah masuk ke dalam barisan parkir yang telah diatur oleh panitia Kami.

Rukun pertama: Ihram
Bagi kalangan Rijal(siswa dan ustad) wajib memulai dari miqot, tidak memakai pakaian yang dijahit, dan hendaknya ber-talbiyah. Bagi Nisa’(siswi dan ustdzah) memakai pakaian putih atau mukenah putih.

Rukun kedua: Tawaf
yaitu mengitari Kakbah sebanyak tujuh kali. Tawaf dimulai dari Hajar Aswad dan mengakhirinya di Hajar Aswad pula.

Rukun ketiga: Sai
Sai dilakukan dengan berjalan atau berlari-lari kecil di antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Rukun sai dilakukan setelah jemaah melakukan tawaf dan harus dilakukan berurutan.

Rukun keempat: Wukuf di Arafah
Wukuf adalah jemaah harus berada di daerah mana saja di Arafah dan dalam keadaan apa saja, baik dalam keadaan suci maupun tidak. Wukuf di Arafah dimulai saat matahari tergelincir pada tanggal 9 Dzulhijjah, hingga terbit fajar (masuk waktu subuh) pada tanggal 10 Dzulhijjah.

1. Ihram dari miqot. Tempat pembatas bagi jemaah haji untuk memulai berihram disebut miqat.

2. Wukuf di Arafah hingga waktu magrib bagi yang memulai wukuf di siang hari.

3. Mabit di Muzdalifah. Mabit atau bermalam di Muzdalifah biasanya dilakukan setelah wukuf. Dari Arafah, jemaah akan melewati Muzdalifah dan bermalam di sana hingga terbit fajar.

4. Melempar jumrah aqobah. Pada tanggal 10 Dzulhijjah dan dilakukan setelah matahari terbit. Saat melakukan jumrah, jemaah disunahkan untuk bertakbir.

5. Mabit di Mina. Pada hari-hari tasyriq. Saat melaksanakan haji, Rasulullah bermalam di Mina selama hari-hari tasyriq (11,12, dan 13 Dzulhijjah).

6. Mencukur dan memendekkan rambut. Ini dilakukan hingga akhir tanggal 10 Dzulhijjah. Jemaah laki-laki mengambil semua bagian rambut untuk dipendekkan, sedangkan jemaah wanita cukup memotong satu ruas jari dari ujung rambut.

7. Melakukan tawaf wadak. Tawaf ini dilakukan ketika jemaah akan meninggalkan Kakbah dan telah menyelesaikan semua rangkaian ibadah haji.

Sebelum kegiatan selesai panitia sudah menyiapkan konsumsi. Kemudian saat pelaksanaan Manasik Haji selesai Kami makan siang bersama. Beberapa dokumentasi singkat Kami berfoto di lokasi Manasik Haji.

Koleksi foto bisa Anda Download disini galeri Manasik Haji 2018

Lalu semuanya bersiap bersama setiap walikelasnya masuk ke dalam mobil untuk kembali ke sekolah. Semua siswa menunggu jemputan disana.

Demikianlah Manasik Haji Kami tahun ini. Terima kasih Bapak Polisi yang membantu keberangkatan Kami dan kepada semua pihak yang telah ikut serta membantu pelaksanaan kegiatan ini. Do’a Kami ‘Semoga Allah memanggil Kami semua untuk datang ke Mekkah berhaji yang sesungguhnya. Amin.’

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here